Ekonomi & Bisnis

Kopi Sidikalang, Kenikmatan Kopi Sumatera

Jarrakcoffe.com – Kopi Sidikalang berasal dari Sumatera, tepatnya di Sidikalang ibukota Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Adapun Sidikalang dikenal sebagai penghasil biji kopi robusta yang dikenal memiliki kadar kafein tinggi, mencapai 70-80%. Bandingkan dengan arabika yang hanya setengahnya. Dengan kondisi tanahnya yang mendukung juga membuat kualitas kopi robusta Sidikalang kian disegani. Kualitas biji kopi yang dihasilkan memiliki fisik dan karakter rasa yang lebih kuat. Itulah yang membedakan kopi Sumatra dari kopi jenis lainnya.

Proses produksi Kopi Tanpak Sidikalang dilakukan dengan cara tradisional dan dijamin 100% ke-halal-an dan keasliannya. Karena kopi ini asli tanpa campuran, maka hanya dengan takaran 1,5 sendok kecil bubuk kopi cukup untuk 1 gelas 200mlKopi Sidikalang sangat terkenal akan kenikmatan cita rasanya, bukan hanya di dalam negeri saja tetapi hampir seluruh pecinta kopi Dunia mengakuinya. Kopi Sidikalang juga telah mampu bersaing dengan Kopi Brazil, yaitu salah satu kopi terbaik di Dunia.

Sampai saat ini, Kopi Sidikalang kerap disebut rajanya kopi di Sumatera. Bagi Anda yang belum terbiasa kopi , janganlah coba-coba menyeruput Kopi Sidikalang jika tidak ingin jantung berdebar-debar kencang dan mata bisa melek sampai pagi. Sejak duluSidikalang memang dikenal sebagai penghasil biji kopi Robusta. Kondisi tanahnya yang mendukung juga membuat kualitas kopi Robusta Sidikalang kian disegani. Namun, selama lebih dari satu dekade belakangan, kualitas kopi Robusta Sidikalang perlahan mulai tertandingi seiring dengan naiknya jenis kopi Arabika.

Permintaan pasar dari luar negeri terhadap kopi Arabika mulai mempengaruhi pola pikir petani untuk meneruskan pertanian kopi Robusta. Petani pun mulai mengalihkan sebagian lahannya untuk menanam kopi Arabika. Walaupun demikian, baik jenis kopi Robusta maupun Arabika dari Sidikalang tetap disukai para penggemar kopi. Secara keseluruhanKopi Sidikalang boleh dibilang memiliki tempat sendiri dihati para pencinta kopi terutama mereka yang mempunya selera tinggi terhadap jenis jenis kopi berkualitas. Dari harganya sendiri, Kopi Sidikalang cukup terjangkau bagi kantong para penikmat kopi pada umumnya. Jika anda seorang penikmat kopi disarankan untuk mencoba jenis kopi dari Sumatera ini.

Mengenal beragam jenis kopi yang sudah mendapat predikat sebagai kopi terbaik tentu tak lepas dari jenis kopi satu ini, Kopi Sidikalang. Jenis kopi satu ini ternyata tidak kalah populer dengan jenis kopi yang lain seperti kopi Luwak. Kopi Sidikalang sangat terkenal akan cita rasanya yang unik dan lezat. Salah satu produsennya adalah H. Sabilal Rasyad Maha dengan produknya Kopi Tanpak Sidikalang yang terletak di Jl. Sudirman, No. 71, Dairi, Sumatera Utara .

5 Hal Tentang Kota Kopi Sidikalang

  1. Kopi Sidikalang sudah terkenal akan cita rasanya yang mantap, bahkan bukan hanya di dalam negeri tetapi sampai ke luar negeri. Salah satu pesaing kenikmatan kopi Sidikalang adalah kopi Brazil, yaitu salah satu kopi terbaik di dunia. Sidikalang adalah ibu kota Kabupaten Dairi, terletak di daerah pegunungan nan sejuk. Menurut para ahli kopi, kekhasan Kopi Sidikalang didapatkan dari kombinasi hawa dingin dan jenis tanah di kawasan Bukit Barisan dengan ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut. Di Sumatera Utara terdapat tiga daerah penghasil kopi terbaik yaitu Lintongnihuta, Mandailing, dan Sidikalang. Kopi Sumatera merupakan salah satu varietas kopi yang berasal dari Sumatera yang bertekstur paling halus dan bercita rasa paling berat dan kompleks di antara beragam kopi di dunia. Sebagian besar kopi Sumatera diproses secara kering (dry-processed), tetapi sebagian lagi melalui proses pencucian ringan (semi-washed).
  1. Kopi Sidikalang sejak dahulu terkenal karena kualitas yang tinggi, seiring waktu saat ini aroma khas kopi itu tidak lagi mewangi seperti dulu. Jumlah petani kopi dari tahun ke tahun menurun karena peralihan dari petani kopi menjadi petani holtikultura, selain itu banyak petani yang beralih menanam jeruk. Beberapa hal yang mendorong terjadinya hal tersebut adalah sebagai akibat harga jual kopi dari petani kepada tengkulak yang tidak tetap dan cenderung merugikan petani. Dan juga karena faktor hama. Hama tanaman kopi yang menyerang membuat hasil panen petani sangat rendah dan juga mengurangi kualitas dari kopi tersebut. Pengetahuan mengenai budidaya kopi sangat rendah dan jarang dilaksanakannya sosialisasi terhadap petani di kota ini, hal ini menjadikan praktik petani tidak mampu menghasilkan kopi berkualitas tinggi. Aroma kopi Sidikalang pun saat ini tidak lagi mewangi seperti dulu. Wangi itu perlahan menghilang karena kebun kopi pun perlahan berganti fungsi.
  1. Suasana yang begitu nyaman dan tenang adalah sebuah perasaan yang dapat digambarkan saat pertama kali memasuki kedai tersebut. Dengan konsep yang minimalis dan sederhana dilengkapi sebuah meja barista di sudut ruangan untuk menyeduh kopi. Terdapat juga sebuah rak menyediakan beberapa buku untuk dibaca oleh pengunjung. Kedai kopi ini berada di tengah hiruk pikuk kota Sidikalang, tepatnya berlokasi di Jln. Sisingamangaraja No.181. Tempat yang tepat untuk kamu melampiaskan rasa candumu akan kopi dan menikmati sepi yang sejuk disertai udara dingin kota ini. Maupun untuk sekedar bersua dengan teman-teman lama. Poda Coffee & Resto juga memiliki lahan kopi sendiri dan selain dari ladang sendiri, mereka juga mendampingi para petani mulai dari pembibitan, penanaman sampai pengolahan, dan pemanenan, serta tidak sembarangan menerima produk kopi dari yang lain. Poda Coffee & Resto hadir untuk memberikan kenikmatan bagi anda para pecinta dan penikmat kopi dengan rasa kopi yang original.
  1. Tanpak Sidikalang, sebuah nama brand dari bubuk kopi Sidikalang milik H. Sabilal Rasyad Maha. Tanpak Sidikalang merupakan salah satu usaha pengolahan kopi yang tidak asing lagi ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Dairi. Pasalnya kopi bubuk asli ini diolah dari gelondongan merah (cherry kopi) dan merupakan pilihan yang berasal dari masyarakat binaan. Sejalan dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi industri maka kopi bubuk Tanpak memiliki program dalam rangka peningkatan mutu kopi bubuk Sidikalang terutama produksi Kopi Bubuk Tanpak Sidikalang. Ada beberapa program untuk mendukung dan mempertahankan serta meningkatkan mutu tersebut diantaranya adalah kopi Tanpak akan membuka perkebunan kopi tanpa lahan, Tanpak Sidikalang juga akan membeli biji gelondongan merah dengan harga tetap. Tanpak tetap berusaha menghasilkan kopi bubuk yang murni dan memperoleh indikasi geografis tanpa mengandung esensi kopi, kemudian asli tanpa campuran. Hingga saat ini Kopi Tanpak Sidikalang telah melegenda dan tetap eksis di kalangan penikmat kopi, lebihnya lagi kopi tersebut telah dipromosikan untuk menjadi oleh-oleh khas kota Sidikalang.
  1. Secara geografis letak kota Sidikalang berada di barat laut Provinsi Sumatra Utara dan dapat ditempuh dengan perjalanan darat selama 4 jam dari kota Medan. Sidikalang berada pada ketinggian 1.066 mdpl, menjadikan wilayah Sidikalang terdiri dari bukit-bukit dengan kemiringan yang bervariasi dan keadaan lingkungan yang masih alami dan udara yang sejuk serta jumlah penduduk yang masih seimbang dengan luas wilayahnya. Perkebunan kopi di Sidikalang sangat berpotensi untuk mejadi agrowisata, dengan luas perkebunan kopi robusta sekitar 14.117 Ha dan perkebunan kopi Arabika seluas 5.771 Ha. Agrowisata dan tur kebun kopi sebenarnya layak dikembangkan di kota Sidikalang. Beberapa pecinta kopi telah sering melakukan single origin trip ke Sidikalang sekaligus menikmati keindahan alam. Namun, kebun kopi yang menawarkan keindahan tersebut bagi pencinta kopi, hingga saat ini sangat jarang kita temui yang menyediakan agrowisata kebun kopi sehingga menjadikan kebun kopi yang sejuk itu jadi sendu nan sepi. Jarrakcoffe.com/ mwog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *